Kawal Kesehatan Bumil, Kadis Kesehatan Pessel Agustina Rahmadani Siapkan Strategi Teknis Tekan Stunting dan AKI

  • Jun 09, 2026
  • Banta Fauzan

Infonagari.kim.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan bergerak cepat menerjemahkan visi pemerintah daerah dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), serta percepatan penurunan stunting dari hulu. Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani, dalam menyukseskan kegiatan Pergerakan Masyarakat bertema "Gerakan Ibu Hamil Sehat" di Taman Muara Gadang Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Selasa (9/6/2026).

 

Kegiatan intervensi massal yang dibuka langsung oleh Ketua TP-PKK Pessel Ny. Lisda Hendrajoni tersebut, menjadi momentum bagi jajaran Dinas Kesehatan untuk memperkuat komitmen pelayanan dasar di tingkat Puskesmas, Pustu, hingga Poskesri di seluruh wilayah tapak.

 

Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani, menyampaikan bahwa esensi dari gerakan ini adalah mendorong kesadaran dan kepatuhan ibu hamil untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan negara. Dinas Kesehatan sendiri telah menyusun instrumen pelayanan Antenatal Care (ANC) terpadu yang wajib dikawal oleh seluruh bidan desa dan kepala puskesmas.

 

Dalam keterangannya, Kadis Kesehatan Agustina Rahmadani menekankan bahwa kesuksesan penurunan stunting di Pesisir Selatan sangat bergantung pada seberapa ketat petugas kesehatan mengawal periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang dimulai sejak bayi di dalam kandungan.

 

"Stunting itu tidak bisa kita selesaikan kalau hanya mengintervensi anak setelah lahir. Kuncinya ada di masa kehamilan ini. Kami di Dinas Kesehatan memastikan bahwa seluruh Puskesmas, khususnya di Kecamatan Linggo Sari Baganti, siap memberikan pelayanan terbaik. Alat USG sudah ada, dokter sudah dilatih, dan bidan desa kita minta aktif melakukan jemput bola jika ada bumil yang absen memeriksakan kandungannya," ujar Agustina Rahmadani.

 

Ia menambahkan bahwa faktor psikologis ibu hamil juga menjadi perhatian serius dalam pelayanan medis modern saat ini.

 

"Sesuai arahan Ibu Ketua TP-PKK, kami juga menekankan kepada petugas di lapangan untuk mengedukasi keluarga agar menjaga suasana hati ibu hamil tetap bahagia dan terhindar dari stres. Kita ingin kehamilan ini terpantau dengan baik dari aspek fisik maupun mentalnya. Jika ditemukan tanda-tanda risiko tinggi, bidan kita bisa segera mengambil tindakan rujukan secara cepat dan tepat, sehingga kita bisa bersama-sama menyelamatkan ibu dan bayi," tambahnya.

 

Di akhir penjelasannya, Agustina Rahmadani menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan penuh dari TP-PKK, jajaran Camat, Wali Nagari, hingga para kader Posyandu. Menurutnya, Dinas Kesehatan tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa adanya kesadaran kolektif dari lingkungan sekitar ibu hamil.

 

Pada kegiatan ini, Dinas Kesehatan Pesisir Selatan juga memfasilitasi pemeriksaan kesehatan dan pemantauan darah gratis, pemeriksaan USG gratis bagi ibu hamil yang hadir, serta pembagian paket bantuan pemenuhan nutrisi tambahan.