Dinkes Pessel Tingkatkan Kompetensi Petugas dan Kader dalam Penemuan Dini Kasus Kusta
- Jul 18, 2026
- Banta Fauzan
Infonagari.kim.id — Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) bergerak cepat dalam memperkuat sistem deteksi dini penyakit menular di tengah masyarakat. Langkah ini diwujudkan dengan menggelar Pertemuan Sosialisasi Program Kusta serta Peningkatan Kompetensi Petugas dan Kader dalam Penemuan Dini Kasus Kusta.
Kegiatan intensif yang berlangsung selama dua hari (16–17 Juli 2026) ini dipusatkan di Hannah Hotel Syariah Painan. Agenda ini dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan teknis tenaga kesehatan dan kader di lapangan agar mampu menemukan kasus kusta secara dini, sekaligus mencegah penularan yang lebih luas dan meminimalisir risiko kecacatan pada pasien.
Pertemuan ini diikuti oleh 60 peserta yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Selama dua hari pelaksanaan, para peserta dibekali dengan berbagai materi krusial dan aplikatif oleh para ahli di bidangnya.
Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Selatan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Erna Juita, SKM., MM., menegaskan bahwa kunci utama dalam memutus mata rantai kusta adalah keaktifan petugas dalam menjemput bola ke lapangan.
"Keberhasilan pengendalian penyakit kusta sangat bergantung pada penemuan kasus secara aktif (active case finding) dan edukasi yang masif kepada masyarakat. Kita tidak bisa hanya menunggu di fasilitas kesehatan, melainkan harus bergerak bersama kader untuk menyisir dan mendeteksi gejala sejak awal," ujar Erna Juita saat membuka kegiatan.
Tidak hanya menerima teori, para peserta juga melakukan praktik pemeriksaan langsung pada pasien, mempelajari teknik perawatan diri bagi penderita, dan diakhiri dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan diterapkan di wilayah kerja puskesmas masing-masing.
Adapun jajaran pemateri berkompeten yang dihadirkan meliputi Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Andriani Fuji Lestari, Sp.DVE; Wasor Kusta Provinsi Sumatera Barat, Ridwan Wahyudi, SKM; Kabid P2P, Erna Juita, SKM., MM; serta Penanggung Jawab Program Kusta Kabupaten Pesisir Selatan.
Melalui pelatihan dan sosialisasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan berharap seluruh tenaga kesehatan dan kader kesehatan semakin solid dan terampil dalam melakukan penemuan dini kasus.
Dengan meningkatnya cakupan skrining kontak secara berkala, Pemkab Pessel optimis dapat memperkuat pengendalian penyakit kusta demi mewujudkan lingkungan masyarakat Pesisir Selatan yang lebih sehat, produktif, dan sepenuhnya bebas dari stigma.