Gandeng IPDN Baso, Bupati Hendrajoni Lepas Retret Perdana Wali Nagari se-Pessel
- Jun 17, 2026
- Banta Fauzan
Infonagari.kim.id – Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, S.H., M.H., resmi melepas kontingen peserta Retret Wali Nagari se-Kabupaten Pesisir Selatan dalam sebuah apel pelepasan resmi, Rabu (17/6/2026). Kegiatan retret yang menggandeng IPDN Regional Baso sebagai mitra strategis ini merupakan program perdana pasca-pandemi yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah sejak terakhir kali digelar pada tahun 2016 lalu.
Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala OPD, Camat, serta perwakilan instruktur dari IPDN Regional Baso.
Dalam arahannya, Bupati Hendrajoni menegaskan bahwa pelaksanaan retret tahun 2026 ini dirancang sebagai instrumen penting untuk mengisi ulang (recharge) energi mental, kedisiplinan, serta penyelarasan visi pembangunan daerah antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah nagari.
"Wali Nagari adalah ujung tombak pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di akar rumput. Jangan sampai Visi, Misi, Program, dan Arah Kebijakan Pembangunan antara Pemerintah Kabupaten dengan Pemerintah Nagari berjalan sendiri-sendiri. Lewat retret inilah pemahaman itu disatukan," ujar Hendrajoni.
Selama mengikuti rangkaian kegiatan di IPDN Baso, para Wali Nagari akan digembleng secara intensif oleh para instruktur dengan materi tata kelola pemerintahan yang bersih (good governance), ilmu kepamongprajaan, hingga manajemen konflik di tingkat tapak.
Bupati menitipkan 4 pesan utama yang wajib dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh Wali Nagari sepulangnya dari lokasi retret:
- Konsep Kepemimpinan yang Melayani: Wali Nagari harus pulang membawa mentalitas siap melayani masyarakat, bukan justru minta dilayani.
- Asas Akuntabilitas Anggaran: Mengingat besarnya dana nagari yang dikelola saat ini, Wali Nagari wajib memperkuat pemahaman regulasi agar terhindar dari segala bentuk permasalahan hukum.
- Kekompakan dan Kerja Sama Tim: Menghilangkan ego sektoral antar-nagari dan membangun jaringan komunikasi yang solid.
- Menjaga Integritas dan Disiplin: Mematuhi seluruh instruksi pelatih dengan disiplin tinggi serta menjaga kesehatan fisik dan mental selama kegiatan.
"Retret ini bukan ajang rekreasi atau liburan. Manfaatkan kesempatan emas ini dengan sungguh-sungguh untuk menyerap ilmu tata kelola pemerintahan dan manajemen konflik. Saya mendoakan agar sekembalinya dari sana, Saudara-saudara sekalian mampu membawa perubahan positif yang nyata bagi masyarakat di nagari masing-masing," pungkas Bupati sebelum secara resmi melepas keberangkatan peserta.