Dukung Literasi Warga Binaan, Dinas Perpustakaan Pessel Serahkan 150 Buku Wakaf ASN ke Rutan Painan

  • Jul 14, 2026
  • Banta Fauzan

Pesisir Selatan — Dalam rangka mendukung program pembinaan warga binaan pemasyarakatan khususnya di bidang literasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan bersinergi dengan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II.B Painan. Sinergi ini diwujudkan melalui kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama dan Penyerahan Bantuan Buku yang dilaksanakan pada Selasa, 14 Juli 2026, bertempat di Rutan Painan.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari kesepakatan untuk bersinergi dalam pelaksanaan program pembinaan kepribadian melalui kegiatan literasi secara berkelanjutan, demi mewujudkan Rutan yang literat melalui penyediaan bahan bacaan yang berkualitas bagi warga binaan.

 

Kegiatan ini bertujuan mulia untuk meningkatkan minat baca, memperluas wawasan, dan membentuk karakter positif warga binaan sebagai bekal berharga saat mereka kembali ke tengah masyarakat nantinya.

 

Dalam sambutannya, Kepala Rutan Kelas II.B Painan Hastono menyampaikan apresiasi mendalam dan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan.

 

"Kami berharap bantuan buku ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga binaan untuk menambah ilmu pengetahuan dan mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif," ungkap Kepala Rutan Painan.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pesisir Selatan, Adril Yesmen, S.Pd., M.Pd., dalam keterangannya menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam mencerdaskan seluruh anak bangsa, tanpa terkecuali mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di Rutan.

 

"Program Gerakan '1 ASN 1 Buku' ini adalah bentuk nyata kepedulian para ASN di Pesisir Selatan untuk berbagi ilmu. Kami berharap kehadiran 150 buku ini menjadi jembatan pengetahuan dan pemantik semangat baru bagi saudara-saudara kita di dalam Rutan," ujar Adril Yesmen.

 

"Melalui komitmen bersama ini, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ruang fisik tidak menjadi penghalang untuk mengakses informasi. Ke depan, kita akan terus berupaya melakukan pembaruan bahan bacaan secara berkala agar program literasi di Rutan Painan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan melahirkan insan-insan yang literat serta kreatif saat bebas nanti," tambahnya.

 

Acara inti kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan buku sebanyak 150 eksemplar. 

 

Seluruh buku tersebut nantinya akan ditempatkan di ruang perpustakaan rutan agar dapat diakses dengan mudah oleh seluruh warga binaan. Kegiatan yang berlangsung hangat ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antarpimpinan lembaga.