Sasar 1.889 Keluarga Berisiko, Wabup Risnaldi Buka Rakor GENTING dan Pra Musrenbang Stunting

  • Jun 10, 2026
  • Banta Fauzan

Infonagari.kim.id – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus melancarkan aksi konvergensi berskala besar demi mencetak generasi emas bebas stunting. Langkah taktis ini diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor antara Bapperida, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) dalam menggelar Rapat Koordinasi Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting (GENTING) dan Pra Musrenbang Tematik Stunting Tingkat Kabupaten Tahun 2026.

 

Kegiatan strategis ini dipusatkan di Aula Mandeh Bapperida Kabupaten Pesisir Selatan Lantai 2, Sago, Rabu (10/6/2026).

 

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pesisir Selatan, Dr. Risnaldi Ibrahim, S.Ag., M.M., M.H. Forum ini dihadiri secara masif oleh unsur Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, wali nagari, penyuluh KB, kepala puskesmas, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, hingga kepala SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Melalui program inovatif Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting (GENTING), Pemkab Pessel melakukan penggalangan dukungan nyata yang menyasar langsung 1.889 Keluarga Berisiko Stunting (KRS) di seluruh wilayah kabupaten. Intervensi yang disiapkan dirancang secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.

 

Selain itu, forum Pra Musrenbang Tematik ini menjadi wadah krusial untuk menyusun langkah-langkah konkret penanganan di lapangan. Prioritas penanganan difokuskan pada tiga kelompok rentan, yaitu ibu hamil, ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK), serta balita stunting.

 

Dalam arahannya, Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim menegaskan bahwa stunting adalah musuh bersama yang tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja, melainkan butuh kerja keroyokan (total football).

 

"Penurunan stunting ini adalah investasi masa depan Pesisir Selatan. Lewat gerakan GENTING, kita mengetuk kepedulian kolektif untuk menjadi orang tua asuh. Kita harus memastikan intervensi gizi dan pendampingan sampai ke pintu-pintu rumah warga yang membutuhkan, terutama bagi ibu hamil KEK dan balita kita," ujar Risnaldi tegas.

 

Sebagai bentuk penguatan komitmen dan pertanggungjawaban moral yang nyata, kegiatan ini tidak berhenti pada ruang diskusi semata.

 

Di akhir sesi, dilakukan penandatanganan perjanjian komitmen bersama antara Ketua TPPS Pesisir Selatan, Dr. Risnaldi Ibrahim, dengan seluruh Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Pesisir Selatan. Melalui piagam komitmen tersebut, seluruh pimpinan wilayah dan sektor diwajibkan berperan aktif, bersinergi, dan bertanggung jawab penuh atas capaian penurunan stunting di wilayah kerja masing-masing.

 

Melalui rakor dan Pra Musrenbang Tematik ini, Pemkab Pessel optimistis dapat membangun kesamaan persepsi yang solid di semua tingkatan birokrasi, mengikis ego sektoral, serta mendongkrak partisipasi aktif masyarakat demi mewujudkan generasi Pesisir Selatan yang sehat, cerdas, berkualitas, dan sepenuhnya bebas dari stunting.