Audiensi ke Pusat Krisis Kemenkes RI, Dinkes PPKB Pessel Boyong Bantuan Alat Medis Darurat untuk PSC 119
- Jul 18, 2026
- Banta Fauzan
Infonagari.kim.id — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kegawatdaruratan bagi masyarakat. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani, S.ST., M.M., bersama Sekretaris Dinkes PPKB Donny Tayes, SKM., M.Si dan Tim Kerja PSC 119 Pessel dengan melakukan audiensi langsung ke Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Kedatangan tim medis Pesisir Selatan ini disambut hangat oleh Kepala Pusat Krisis (Puskris) Kemenkes RI, Agus Jamaludin, SKM., M.Kes., didampingi Ketua Tim Kerja Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu Pra Rumah Sakit Puskris Kemenkes RI, drg. A. Hadijah Pandita, M.Kes.
Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting bagi Pesisir Selatan untuk melaporkan kondisi operasional, capaian pelayanan, hingga rencana strategis pengembangan layanan kegawatdaruratan pra-rujuk di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan PPKB Pessel, Agustina Rahmadani, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang terus diberikan oleh Pusat Krisis Kemenkes RI terhadap perkembangan PSC 119 di Pesisir Selatan.
Selain memaparkan dinamika pelayanan di lapangan, Agustina juga menyodorkan rencana strategis daerah untuk menaikkan status kelembagaan PSC 119.
"Kami menyampaikan kondisi pelaksanaan pelayanan serta beberapa kendala operasional yang dihadapi di lapangan. Salah satu rencana besar yang kami ekspos dalam pertemuan ini adalah komitmen Pemkab untuk mentransformasikan PSC 119 Pesisir Selatan menjadi sebuah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) agar pelayanan ke depan semakin mandiri, terstruktur, dan optimal," ujar Agustina Rahmadani.
Rencana dan performa operasional PSC 119 Pesisir Selatan mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Pusat Krisis Kemenkes RI, Agus Jamaludin. Pihak Kemenkes menilai PSC 119 Pessel sangat berkontribusi aktif dan hadir nyata saat penanganan bencana alam, kasus kegawatdaruratan pra-rujukan, hingga pengawalan medis di berbagai event resmi daerah.
"Keberadaan PSC 119 ini sangat vital. Fungsi utamanya adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat serta menjadi bukti nyata kehadiran Pemerintah Daerah di saat warganya mengalami kedaruratan kesehatan," kata Agus Jamaludin dalam arahannya.
Pusat Krisis Kemenkes RI juga menyarankan agar fungsi ambulans PSC 119 terus dikembangkan secara fleksibel. Salah satunya dapat dimanfaatkan untuk mengover penanganan rujukan antar-fasilitas kesehatan (faskes) apabila faskes yang bersangkutan sedang mengalami keterbatasan sarana transportasi medis.
Sebagai wujud nyata komitmen Pusat Krisis Kemenkes RI dalam mendukung optimalisasi layanan pra-rumah sakit, pada akhir pertemuan dilakukan penyerahan bantuan alat kesehatan darurat untuk operasional PSC 119 Pesisir Selatan.
Bantuan yang diserahkan langsung oleh Kepala Puskris Kemenkes RI tersebut meliputi 5 Unit Oksigen Konsentrator, dan 1 Set Emergency Kit (Peralatan Medis Darurat)
Menutup pertemuan strategis tersebut, Kepala Dinkes PPKB Pessel kembali menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam dan berharap kerja sama serta pembinaan dari Pusat Krisis Kemenkes RI terus mengalir berkelanjutan demi mewujudkan Pesisir Selatan yang responsif dan tangguh terhadap kedaruratan kesehatan. Acara ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi yang kuat antara pusat dan daerah.