Bupati Hendrajoni Luncurkan Gerakan Wakaf "Satu Buku Satu ASN" di Pessel
- Jul 06, 2026
- Banta Fauzan
Infonagari.kim.id – Rangkaian kegiatan pasca-Apel Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026 di Kabupaten Pesisir Selatan berlanjut dengan aksi sosial yang berorientasi pada peningkatan literasi daerah. Bertempat di halaman Kantor Bupati, Pemkab Pessel meluncurkan gerakan inovatif berupa Gerakan Wakaf "Satu ASN Satu Buku" pada Senin (6/7/2026).
Gerakan ini diawali secara simbolis oleh Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, yang menyerahkan buku referensi berkualitas kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan. Langkah ini kemudian diikuti secara serentak oleh ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir dengan mengumpulkan berbagai jenis buku bacaan yang bermanfaat.
Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, menegaskan bahwa ketahanan sebuah keluarga tidak hanya diukur dari pemenuhan aspek ekonomi dan kesehatan fisik semata, melainkan juga dari kualitas intelektual dan budaya membaca di dalam rumah tangga.
"Hari ini, di momen Hari Keluarga Nasional, kita tidak hanya menandatangani kerja sama kesehatan anak, tetapi juga meluncurkan gerakan intelektual untuk keluarga kita melalui wakaf buku oleh ASN. Saya ingin ASN menjadi pelopor dan motor penggerak dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Buku-buku yang dikumpulkan hari ini akan menjadi jembatan ilmu yang sangat berharga bagi anak-anak dan masyarakat kita di nagari-nagari," ujar Bupati Hendrajoni.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan, Adril Yesmen, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan penuh kepala daerah serta antusiasme yang ditunjukkan oleh seluruh ASN jajaran Pemkab Pessel dalam menyukseskan program ini.
Menurut Adril Yesmen, buku-buku yang terkumpul melalui gerakan ini akan dipilah, diinventarisasi, dan didistribusikan secara merata ke perpustakaan daerah, perpustakaan nagari, hingga ke sudut-sudut baca yang ada di fasilitas publik.
"Alhamdulillah, melalui Gerakan Satu Buku Satu ASN ini, kita mendapatkan tambahan amunisi bahan bacaan yang sangat beragam dan berkualitas, mulai dari buku pengetahuan umum, agama, pertanian, hingga literatur anak. Ini adalah solusi konkret untuk mengatasi keterbatasan jumlah koleksi buku di lapangan. Target kami, buku-buku wakaf dari para ASN ini dapat langsung menyentuh masyarakat di pelosok nagari guna menumbuhkan minat baca masyarakat sejak dini," tutur Adril Yesmen.
Melalui sinergi lintas sektor dan gerakan berbasis kerelawanan ASN ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan optimis dapat terus menaikkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) daerah, sekaligus mewujudkan lingkungan masyarakat yang cerdas, adaptif, dan berwawasan luas.