Gaet Kementerian LH, Bupati Hendrajoni Amankan Program Pendampingan Penuntasan Sampah Pessel 2029
- Jun 05, 2026
- Banta Fauzan
Infonagari.kim.id – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus bergerak taktis di tingkat pusat demi mewujudkan daerah yang bersih, sehat, dan bebas dari permasalahan sampah. Langkah konkret ini dibuktikan melalui pertemuan strategis antara Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, bersama jajaran petinggi Kementerian Lingkungan Hidup (LH) RI di Jakarta.
Dalam pertemuan tingkat tinggi tersebut, Bupati Hendrajoni disambut langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Wakil Menteri LH Diaz Faisal Malik Hendropriyono, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3), Direktur Penanganan Sampah Melda Mardalina, M.Sc., serta Staf Ahli Menteri Ibu Hanifah.
Selain menyerahkan usulan proposal bantuan untuk berbagai sarana dan prasarana (sarpras) fisik pengelolaan sampah di daerah, Bupati Hendrajoni menaruh perhatian besar pada kualitas pengelolanya.
Ia meminta dukungan penuh dari kementerian guna meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada Dinas Perumahan, Permukiman, Pertanahan, dan Lingkungan Hidup (Perkimtan LH) Kabupaten Pesisir Selatan.
Peningkatan mutu dan kompetensi aparatur daerah ini dinilai sangat krusial agar Pesisir Selatan mampu menyusun peta jalan (roadmap) penuntasan sampah yang komprehensif, terukur, dan berkelanjutan.
Permintaan strategis dari kepala daerah Pesisir Selatan ini langsung direspons positif dan disetujui oleh pihak Kementerian Lingkungan Hidup. Sebagai komitmen nyata, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan akan segera diberikan program Capacity Building (peningkatan kapasitas) dari pusat.
Bantuan ini berupa pendampingan teknis intensif secara berkala melalui aplikasi Zoom. Tim ahli dari kementerian akan memandu langsung jajaran Dinas Perkimtan LH Pessel dalam merumuskan dan menyusun roadmap penuntasan sampah, dengan target besar sampah dapat dikelola secara modern dan tuntas pada akhir tahun 2029.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menegaskan bahwa penanganan sampah tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara konvensional, melainkan harus berbasis perencanaan yang matang dari hulu ke hilir.
"Kita tidak hanya memikirkan penyediaan tong sampah atau truk pengangkutnya saja, tetapi sistem dan kapasitas SDM pengelolanya juga harus di-upgrading. Alhamdulillah, Kementerian LH merespons sangat baik,” ujar Hendrajoni.
Melalui sinergi erat antara Pemkab Pessel dan Kementerian LH ini, Dinas Perkimtan LH Pesisir Selatan diinstruksikan untuk segera mempersiapkan tim teknis guna memulai agenda pendampingan bersama kementerian dalam waktu dekat.
“Lewat program Capacity Building dan pendampingan pembuatan roadmap ini, kita optimistis Pesisir Selatan memiliki panduan yang jelas demi mewujudkan target penuntasan dan pengelolaan sampah yang baik di akhir tahun 2029 mendatang," tutupnya.