Lain yang Diminta Lain yang Diberikan, Bupati Hendrajoni Semprot Kadis Pendidikan Salim Muhaimin Saat Apel Gabungan
- May 25, 2026
- Banta Fauzan
Infonagari.kim.id – Suasana apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan pada Senin (25/05/2026) pagi mendadak tegang. Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, terlihat meradang dan melayangkan teguran keras secara terbuka kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Salim Muhaimin di hadapam seluruh pegawai yang hadir.
Kemarahan orang nomor satu di Pesisir Selatan ini dipicu oleh kinerja Kadis Pendidikan yang dinilai tidak becus dan tidak sinkron dengan instruksi pimpinan.
"Lain yang diminta, lain yang diberikan," cetus Hendrajoni dengan nada tinggi di hadapan ratusan peserta apel.
Menurut Bupati, tindakan tersebut menunjukkan adanya masalah serius dalam koordinasi dan tanggung jawab kerja di lingkungan Dinas Pendidikan. Ia menegaskan tidak akan menoleransi pejabat yang bekerja asal-asalan dan tidak mampu menerjemahkan program kerja daerah dengan baik.
Tidak main-main dengan ucapannya, usai menegur Salim Muhaimin, Bupati Hendrajoni langsung menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Pesisir Selatan, Zainal Arifin, untuk segera mengambil tindakan tegas. Sekda diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap ASN yang rapor kinerjanya merah.
"Saya instruksikan kepada Pak Sekda, lakukan evaluasi total kepada setiap ASN yang tidak bekerja dengan baik. Kita butuh tim yang solid dan kompeten untuk membangun daerah ini," tegas Hendrajoni.
Ketegasan Bupati tidak hanya berlaku bagi Kepala Dinas Pendidikan. Di mimbar apel, Hendrajoni juga memberikan "warning" alias peringatan keras kepada seluruh pejabat struktural, mulai dari tingkat Eselon II, III, hingga Eselon IV di lingkungan Pemkab Pesisir Selatan.
Bupati menyampaikan beberapa poin penting yang harus menjadi catatan seluruh pejabat. Setiap pejabat eselon yang terbukti tidak mampu mengemban amanah dan bekerja dengan baik akan langsung dievaluasi dari jabatannya.
ASN diminta untuk lebih jeli, teliti, dan cepat dalam merespons instruksi serta kebutuhan masyarakat.
Jabatan bukanlah fasilitas, melainkan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan hasilnya.
"Jika tidak bisa bekerja dengan baik, dievaluasi saja. Ganti dengan yang mampu. Kita tidak ingin program pembangunan untuk masyarakat menjadi terhambat hanya karena kelalaian oknum pejabat," pungkas Hendrajoni menutup arahannya.
Hingga berita ini diturunkan, suasana di lingkungan Pemkab Pesisir Selatan pasca-apel kabarnya langsung menjadi sorotan hangat, dan agenda evaluasi kinerja ASN disebut-sebut akan segera bergulir dalam waktu dekat.