Sukses Gaet Dana Pusat dan Perbankan, Dinas Perpustakaan Pessel Gelar Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten

  • Jun 03, 2026
  • Banta Fauzan

Infonagari.kim.id – Keterbatasan anggaran daerah tidak menjadi penghalang bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan untuk terus berinovasi. Melalui strategi jemput bola, dinas ini sukses memanfaatkan sokongan anggaran APBN Pusat Non-Fisik Dana Alokasi Khusus (DAK) serta dukungan penuh dari Bank Nagari dan Bank BNI untuk menggelar Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Pesisir Selatan pada Rabu (3/6/2026).

 

Langkah taktis dan penuh semangat ini diinisiasi langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pessel, Adril Yesmen, bersama Kepala Bidang Perpustakaan, Mustika Wati. 

 

Walaupun dinas yang mereka pimpin tidak memiliki pos anggaran khusus di APBD untuk acara tersebut, mereka bergerak aktif mencari peluang di tingkat pusat dan menggandeng sektor perbankan sebagai mitra strategis agar kegiatan edukatif ini tetap bisa terselenggara secara maksimal.

 

Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh 50 orang peserta utusan terbaik dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Pesisir Selatan. Sepanjang perlombaan, terlihat para peserta sangat antusias dan penuh semangat menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam bercerita dan bertutur di depan publik.

 

Tema yang diusung dalam lomba bertutur kali ini sangat berbobot dan sarat nilai karakter, yakni Kisah Kepahlawanan agar menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme sejak dini dan Legenda Rakyat untuk melestarikan kekayaan budaya lokal dan cerita tutur nusantara agar tidak pudar ditelan zaman.

 

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pessel, Adril Yesmen, menjelaskan bahwa esensi utama dari lomba bertutur ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan investasi jangka panjang untuk kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Pesisir Selatan.

 

"Lomba bertutur ini bertujuan memberikan ruang seluas-luasnya kepada anak-anak kita untuk berani tampil di depan umum, serta melatih mental mereka sejak dini. Kita ingin membentuk fondasi yang kuat, sehingga ke depan generasi penerus di Pesisir Selatan memiliki daya saing tinggi dan berkarakter," ujar Adril Yesmen.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Perpustakaan, Mustika Wati, menambahkan bahwa kemeriahan lomba bertutur tingkat SD/MI ini barulah permulaan. 

 

“Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari rangkaian besar menuju agenda utama daerah, yaitu Festival Literasi Pesisir Selatan yang direncanakan bakal digelar secara megah pada 14 September 2026 mendatang,” ungkapnya.

 

Melalui sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga perbankan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pessel berkomitmen untuk terus menghidupkan budaya literasi di tengah keterbatasan demi masa depan anak nagari yang lebih cerah.