Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Pessel Boyong Dokter Spesialis ke Puskesmas Koto Baru

  • Jun 11, 2026
  • Banta Fauzan

Infonagari.kim.id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Pesisir Selatan terus memperkuat kualitas pelayanan dasar medis di tingkat tapak. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui pemantapan kapasitas pelayanan melalui Kegiatan Pendampingan Tim Ahli Dokter Spesialis Obstetri & Ginekologi (SpOG) dan Spesialis Anak (SpA) di Puskesmas Koto Baru, Kamis (11/6/2026).

 

Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Pessel, drg. Ardiandes. Guna memberikan pembinaan intensif, Dinkes memboyong dua pakar sebagai Tim Ahli, yakni dr. Muslim Nur, SpOG(Spesialis Kebidanan dan Kandungan) serta dr. Riana Youri, SpA (Spesialis Anak).

 

Agenda pendampingan ini menyasar seluruh elemen tenaga kesehatan garis depan di wilayah kerja Puskesmas Koto Baru, mulai dari dokter umum, bidan puskesmas, perawat, hingga bidan nagari.

 

Selama kegiatan berlangsung, para tenaga kesehatan dibekali dengan pendampingan teknis dan diskusi kasus (case review) secara mendalam. Fokus utamanya adalah penguatan kapasitas dalam mendeteksi risiko tinggi, penanganan cepat kegawatdaruratan maternal (ibu melahirkan) dan neonatal (bayi baru lahir), serta optimalisasi sistem rujukan yang cepat, tepat, dan terintegrasi.

 

Kepala Bidang Kesmas, drg. Ardiandes, mengungkapkan bahwa kehadiran para dokter spesialis langsung ke Puskesmas merupakan bentuk komitmen daerah dalam memperpendek jarak transfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge).

 

"Kita ingin memastikan seluruh tenaga kesehatan kita, khususnya bidan nagari yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, memiliki kesiapan dan kompetensi klinis yang mumpuni. Respons cepat dalam menit-menit krusial kegawatdaruratan adalah kunci menyelamatkan nyawa ibu dan bayi,"ujarnya.

 

Melalui metode pembinaan tatap muka dan evaluasi kasus riil di lapangan, para nakes di Puskesmas Koto Baru diharapkan mampu melakukan tata laksana medis sesuai standar operasional terbaru.

 

Kolaborasi aktif dan pembinaan yang terprogram secara berkelanjutan antara Dinas Kesehatan, tim ahli dokter spesialis, dan fasyankes lini pertama ini diproyeksikan mampu mendongkrak performa layanan KIA. Goal besarnya adalah memberikan kontribusi nyata dan signifikan dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI) serta Angka Kematian Bayi (AKB) di seluruh wilayah Kabupaten Pesisir Selatan.