Genjot Ekonomi Petani, Pemkab Pessel Upayakan Jalan Cor Usaha Tani di Taratak Baru

  • Jul 04, 2026
  • Banta Fauzan

Infonagari.kim.id – Masyarakat Kampung Taratak Baru, Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas respons cepat Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, terkait kendala akses infrastruktur pertanian di wilayah mereka.

 

Kawasan tersebut memiliki potensi lahan pertanian dan perkebunan yang sangat produktif dengan luas mencapai lebih dari 250 hektar. Komoditas unggulan utama daerah ini adalah pinang, yang mampu menghasilkan panen hingga 30 ton per bulan. Selain pinang, ladang subur ini juga menghasilkan kulit manis, buah pala, getah karet, alpukat, kemiri, hingga durian.

 

Namun, potensi ekonomi yang melimpah tersebut selama ini terhambat oleh akses jalan yang rusak parah dan sulit dilewati. Untuk membawa hasil bumi ke pasar, masyarakat terpaksa memikul hasil panen dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 3 kilometer. Akibat keterbatasan fisik, petani hanya mampu membawa sekitar 7 kilogram sekali angkut.

 

Rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah ini diutarakan langsung oleh Muhammad Rafi, salah seorang perwakilan masyarakat petani di Kampung Taratak Baru.

 

"Terima kasih kepada Bapak Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni yang telah mendengarkan keluhan kami dan langsung mengutus Kadis Pertanian untuk meninjau jalan ke ladang kami. Jalan ini sangat penting, karena selama ini hasil panen kami yang besar melimpah sering kali sia-sia dan membusuk di atas karena terkendala transportasi," ungkap Rafi.

 

Merespons instruksi bupati, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan, Hamdi, yang turun langsung ke lokasi menyampaikan bahwa sektor perkebunan di Taratak Baru ini merupakan sumber ekonomi yang sangat potensial bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

 

"Dengan hasil panen yang begitu melimpah, kawasan ini bisa menjadi harapan baru untuk mendongkrak ekonomi warga. Kami melihat langsung bagaimana besarnya potensi ini jika didukung oleh infrastruktur yang memadai," ujar Hamdi.

 

Sebagai solusi dari hasil peninjauan lapangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Pertanian akan bergerak cepat menyusun perencanaan teknis. Pihak dinas berkomitmen untuk mencoba mengajukan alokasi anggaran pembangunan jalan cor untuk Jalan Usaha Tani (JUT) ini pada pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026 mendatang.

 

Langkah responsif dari Bupati Hendrajoni ini diharapkan dapat segera membuka isolasi akses pertanian di Nagari Puluik-Puluik, memangkas biaya operasional petani, serta memastikan hasil panen melimpah dapat dipasarkan secara optimal tanpa ada lagi komoditas yang membusuk di ladang.