Pastikan Tata Niaga Berkeadilan, Bupati Hendrajoni Pantau Langsung Harga TBS Sawit di Tapan

  • Jun 02, 2026
  • Banta Fauzan

Infonagari.kim.id – Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, melakukan inspeksi lapangan mendadak ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Kemilau Permata Sawit Lestari di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan. Langkah ini diambil guna memantau langsung perkembangan harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami tren penurunan.

 

Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati tidak sendiri. Beliau didampingi oleh barisan lintas sektoral yang kuat, mulai dari Ketua DPRD Pesisir Selatan Darmansyah, Wakil Ketua DPRD Dani Sofyan dan Hakimin, Plt Kepala Dinas Pertanian Hamdi, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

 

Di sela-sela inspeksi, Hendrajoni menegaskan bahwa seluruh perusahaan pengolahan kelapa sawit di Pesisir Selatan wajib membeli TBS petani sesuai dengan regulasi harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Harga tersebut merupakan hasil kesepakatan resmi yang melibatkan pihak korporasi, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait.

 

"Kami ingin memastikan perusahaan membeli TBS sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah. Jangan sampai ada pihak yang dirugikan, terutama petani yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor sawit," tegas Hendrajoni saat berdialog dengan manajemen perusahaan.

 

Bupati menambahkan bahwa anjloknya harga TBS saat ini memang menjadi fenomena regional di berbagai daerah. Namun, pemerintah daerah wajib turun ke lapangan untuk membentengi petani dari praktik pembelian yang tidak sehat atau melanggar ketentuan.

 

Menurutnya, investasi dan keberadaan perusahaan sawit di daerah harus membawa dampak linier terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar melalui tata niaga yang sehat dan berkeadilan.

 

Menindaklanjuti hasil temuan dan dialog dalam inspeksi lapangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan langsung menyiapkan langkah taktis.

 

Hendrajoni memastikan tidak ada celah bagi praktik pembelian TBS di bawah harga ketetapan yang dapat merugikan sepihak.

 

Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan akan segera menggelar rapat kerja khusus bersama unsur DPRD dan stakeholder terkait.

 

Rapat tersebut akan merumuskan langkah-langkah strategis untuk mendorong harga TBS kembali stabil dan bergerak sesuai ketentuan, sekaligus memperkuat sistem perlindungan bagi petani sawit lokal.

 

Melalui sinergi ketat antara eksekutif dan legislatif ini, Pemkab Pesisir Selatan berkomitmen penuh menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di sentra-sentra perkebunan sawit agar tetap bergeliat di tengah tantangan pasar yang ada.