Yayasan Bumi Rangkiang Harmoni Bantah Terlibat Sengketa Dapur MBG Pessel

  • Jun 29, 2026
  • Banta Fauzan

Infonagari.kim.id – Pihak Yayasan Bumi Rangkiang Harmoni angkat bicara dan memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan seputar dugaan penipuan pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Rimbo Panjang, Nagari Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan. Pihak yayasan menegaskan secara yuridis bahwa lembaga mereka sama sekali tidak terlibat dalam pusaran masalah tersebut.

 

Klarifikasi ini dikeluarkan demi meluruskan opini publik yang berkembang pasca-adanya laporan pengaduan ke pihak berwajib oleh seorang pengusaha berinisial YA melalui kuasa hukumnya beberapa waktu lalu. Perwakilan manajemen Jajaran Pengurus Yayasan Bumi Rangkiang Harmoni menyatakan, tudingan yang mengaitkan nama yayasan dalam kesepakatan penunjukan lokasi atau aliran dana awal tidaklah benar dan salah alamat. Hal ini diperkuat dengan bukti administrasi internal organisasi.

 

Pihak yayasan Reno selaku Pengawas Pembangunan Dapur MBG, menegaskan bahwa atas nama VR, yang disebut-sebut oleh pihak pelapor, tidak tercatat dalam struktur legalitas organisasi. Mereka menyampaikan kepada publik dan rekan-rekan media secara klir bahwa atas nama VR sama sekali tidak terlibat dan bukan merupakan bagian dari kepengurusan Yayasan Bumi Rangkiang Harmoni.

 

Reno, yang juga merupakan pihak yang mencari investor dalam pembangunan ini, menjelaskan bahwa setelah dilakukan penelusuran fakta, persoalan yang sebenarnya terjadi murni merupakan riak hubungan hukum keperdataan atau masalah personal antara pemilik lahan dengan pihak penyewa. 

 

“Masalah sewa-menyewa tanah seluas satu unit dapur komersial, urusan administrasi notaril, hingga hambatan teknis lingkungan di sekitar lokasi Rimbo Panjang tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi para pihak yang mengikatkan diri dalam perjanjian awal,” jelas Reno.

 

Ia menegaskan bahwa masalah tersebut murni urusan antara pemilik tanah (MS) dan pihak penyewa (YA). 

 

“Yayasan tidak ada sangkut pautnya, tidak pernah menerima aliran dana penunjukan lokasi, dan tidak terlibat dalam keputusan operasional pengerjaan pembangunan tersebut. Mereka meminta semua pihak mendudukkan persoalan ini secara objektif dan proporsional,” lanjutnya.

 

Pihak Yayasan Bumi Rangkiang Harmoni berharap dengan adanya klarifikasi dan hak jawab resmi ini, nama baik lembaga mereka dapat dipulihkan di mata masyarakat. 

 

Pihaknya juga mengimbau seluruh media massa dan masyarakat luas untuk melakukan cross-check data secara berimbang sebelum menyebarkan informasi agar tidak memicu kesalahpahaman yang merugikan nama baik institusi.