Bupati Hendrajoni Dapatkan Puluhan Miliar Anggaran Pusat untuk Modernisasi Fasilitas dan Alkes Puskesmas

  • Jun 08, 2026
  • Banta Fauzan

Infonagari.kim.id – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di bawah kepemimpinan Bupati H. Hendrajoni terus melakukan lompatan besar dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Langkah nyata ini dibuktikan dengan keberhasilan jajaran Pemkab Pessel dalam menggaet dana pusat hingga puluhan miliar rupiah yang dialokasikan khusus untuk membangun infrastruktur medis dan melengkapi fasilitas alat kesehatan (alkes) modern di tingkat dasar.

 

Berdasarkan data rekapitulasi kegiatan, sektor kesehatan di Pesisir Selatan mendapatkan kucuran dana raksasa dari APBN dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Pada Tahun Anggaran 2026 ini, anggaran pusat sebesar Rp42.598.080.000,00 (APBN) berhasil diamankan untuk memperkuat infrastruktur fisik. Salah satu proyek mercusuarnya adalah pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (LABKESMAS) senilai Rp20 Miliar, serta renovasi penambahan ruang di sejumlah puskesmas, termasuk Puskesmas Air Pura dengan alokasi mencapai Rp10,5 Miliar.

 

Langkah intervensi fisik ini diperkuat oleh alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) TA 2026 sebesar Rp1.326.408.558,00yang difokuskan pada pembenahan fasilitas penunjang lingkungan Puskesmas, mulai dari pembangunan pagar, penataan halaman parkir, perbaikan IPAL, hingga pengadaan sistem energi ramah lingkungan berupa Solar Cell/PLTS di sejumlah unit kerja.

 

Selain mempercantik dan memperluas bangunan fisik, peningkatan kualitas pelayanan medis dasar menjadi fokus utama Bupati Hendrajoni. Melalui pemanfaatan dana SOPHI dan APBD, Pemkab Pessel mengucurkan anggaran sebesar Rp2.423.303.950,00 untuk pengadaan Alkes canggih dan modern.

 

Fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) di Pesisir Selatan kini dilengkapi dengan peralatan medis mutakhir seperti EKG, Dental Chair, Infan T Piece Resucitator, Laringoskop, Hematologi Analyzer, hingga Spektrofotometer. Peningkatan ini dilakukan agar masyarakat di tingkat kecamatan bisa langsung mendapatkan diagnosis medis yang akurat tanpa harus menempuh jarak jauh ke rumah sakit rujukan.

 

Di samping itu, bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu), sebanyak 17 titik Pusat Kesehatan Desa (Poskesri) dan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tersebar di wilayah Lengayang, Koto XI Tarusan, Batang Kapas, Bayang, IV Jurai, Linggo Sari Baganti, hingga Sutera juga masuk ke dalam agenda penanganan rehabilitasi secara intensif.

 

Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, menegaskan bahwa pemerataan fasilitas kesehatan yang layak dan modern adalah hak dasar seluruh warga Pesisir Selatan yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah.

 

"Kabupaten Pesisir Selatan ini bentangan wilayahnya sangat panjang. Kita tidak boleh membiarkan masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan medis yang cepat dan berkualitas hanya karena kendala fasilitas. Karena APBD kita terbatas, kita terus bergerak ke tingkat pusat untuk menjemput anggaran. Alhamdulillah, tahun ini kita berhasil membawa pulang puluhan miliar untuk membangun Labkesmas megah dan melengkapi alkes puskesmas kita secara masif," ujar Hendrajoni.

 

Bupati Hendrajoni juga menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan dan seluruh jajaran Kepala Puskesmas untuk mengimbangi kemajuan fasilitas ini dengan peningkatan sikap pelayanan aparaturnya.

 

"Gedung sudah kita perbaiki, alat-alat medis sudah kita belikan yang paling modern dan canggih, setara dengan rumah sakit di kota-kota besar. Sekarang saya minta kepada Dinas Kesehatan, para dokter, perawat, dan bidan, layani masyarakat kita dengan senyuman, ramah, dan profesional. Saya minta seluruh proyek fisik yang sedang berjalan diawasi secara ketat agar selesai tepat waktu dan kualitas bangunannya bagus, sehingga manfaatnya bisa langsung dinikmati oleh masyarakat banyak," tegas Bupati Hendrajoni.