Bupati Hendrajoni Kini Boyong Bantuan Miliaran Rupiah dari Kemendikdasmen RI
- Jul 09, 2026
- Banta Fauzan
Infonagari.kim.id – Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, kembali melakukan aksi nyata "jemput bola" ke tingkat pusat demi percepatan pembangunan daerah. Kali ini, Bupati memimpin langsung kunjungan kerja dan audiensi strategis ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia di Jakarta pada Kamis (9/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Hendrajoni didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pessel, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik) Pessel, serta Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Wilayah Sumatera Barat, Dr. Khairul, S.Pd., M.Pd.
Rombongan dari Bumi Sejuta Pesona ini diterima secara resmi oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) yang diwakili oleh Sekretaris Dirjen (Sesdirjen), Dr. Eko Susdianto, SE., M.Si.
Berdasarkan hasil audiensi dan proposal resmi yang diajukan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah siap mengucurkan bantuan besar yang mencakup 4 komponen utama untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan:
- Revitalisasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pendidikan
- Program Digitalisasi Pendidikan
- Sekolah Terintegrasi
- Pengadaan Buku Sekolah
Total pemenuhan kebutuhan sarana prasarana sekolah untuk tingkat PAUD, SD, dan SMP di Pesisir Selatan mencapai nilai Rp198,86 Miliar.
Sebagai langkah awal intervensi pusat pasca-bencana tahun 2026 ini, Kemendikdasmen mengucurkan bantuan awal senilai Rp27,5 Miliar yang dialokasikan untuk pembangunan fisik di 39 sekolah, dengan rincian:
- PAUD (5 Sekolah): Total anggaran Rp2,9 Miliar (sekaligus persiapan usulan Unit Sekolah Baru/USB TK pembina di 182 Nagari dalam rangka menyukseskan program Wajib TK 1 Tahun).
- SD (32 Sekolah): Total anggaran Rp22,7 Miliar.
- SMP (2 Sekolah): Total anggaran Rp1,9 Miliar.
Anggaran sarpras tersebut difokuskan pada pembangunan Unit Sekolah Baru (USB), rehabilitasi ruang kelas, ruang perpustakaan, laboratorium, ruang UKS, perbaikan toilet, hingga pengadaan mobiler ruang kelas baru.
Pada komponen kedua terkait program digitalisasi, lompatan besar kembali dirasakan oleh Pesisir Selatan. Menyusul kesuksesan bantuan 684 unit PID untuk 684 sekolah pada tahun 2025 lalu, Kemendikdasmen menetapkan bahwa pada tahun 2026 ini tiap sekolah (TK, SD, dan SMP) akan dipenuhi fasilitasnya hingga minimal mendapat 3 unit PID.
Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, menyampaikan rasa optimisnya bahwa modernisasi teknologi pembelajaran ini akan mengubah wajah pendidikan di Pesisir Selatan secara instan.
"Alhamdulillah, kementerian memberikan dukungan penuh untuk digitalisasi sekolah kita. Bagi sekolah di pelosok yang terkendala jaringan internet atau blank spot, pusat akan mengirimkan perangkat internet satelit Starlink. Sedangkan untuk sekolah yang pasokan listriknya belum memadai, akan dibantu dengan Solar Cell (tenaga surya) serta peningkatan daya listrik menjadi 3.500 Watt secara gratis yang dibiayai penuh oleh kementerian," jelas Bupati Hendrajoni usai pertemuan.
Selain itu, Pemkab Pessel juga mengusulkan fleksibilitas terkait sistem pembiayaan gaji Guru PPPK dan Guru PPPK Paruh Waktu agar mendapatkan porsi dukungan APBN dari Pemerintah Pusat. Langkah ini diharapkan mampu memberikan ruang fiskal yang lebih lega bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pessel, sehingga pemerintah daerah dapat mengalihkan fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, manajemen sekolah, serta pembinaan prestasi murid.