Dongkrak Ekonomi Petani, Bupati Hendrajoni Sukses Amankan Rp33,7 Miliar Anggaran Pusat untuk Dinas Pertanian Pessel
- Jun 08, 2026
- Banta Fauzan
Infonagari.kim.id – Sektor pertanian di Kabupaten Pesisir Selatan kembali mendapat suntikan dana segar dalam jumlah yang sangat fantastis dari pemerintah pusat. Melalui komitmen dan lobi intensif di kementerian, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan sukses memboyong anggaran APBN sebesar Rp33.757.958.000,00 (Rp33,7 Miliar lebih) pada Tahun Anggaran 2026 yang dialokasikan khusus untuk memodernisasi dan memperkuat sektor pertanian daerah.
Anggaran raksasa ini diserahkan langsung kepada Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan guna mendukung ketahanan pangan, memperluas komoditas perkebunan, serta meningkatkan infrastruktur pertanian di tingkat tapak.
Guna memastikan penyerapan anggaran berjalan optimal dan menyentuh seluruh aspek kebutuhan petani, total dana Rp33,7 miliar lebih tersebut dibagi secara proporsional ke dalam tiga bidang strategis di Dinas Pertanian.
Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP): Mendapatkan porsi terbesar senilai Rp14.659.482.000,00. Anggaran ini difokuskan untuk pembangunan infrastruktur pengairan, jalan usaha tani, serta pengadaan alat dan mesin pertanian (Alsintan) modern.
Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura: Dialokasikan sebesar Rp12.098.476.000,00 guna memacu produktivitas padi, jagung, serta pengembangan komoditas buah dan sayuran unggulan daerah.
Bidang Perkebunan: Mendapatkan kucuran dana sebesar Rp7.000.000.000,00 yang diprioritaskan untuk peremajaan tanaman, penyediaan bibit unggul komoditas perkebunan, serta pembinaan kelompok tani kelapa sawit, karet, maupun gambir.
Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, menegaskan bahwa sektor pertanian adalah fondasi utama perekonomian sebagian besar masyarakat Pessel. Keberhasilan menggaet dana pusat ini merupakan jawaban atas keterbatasan APBD daerah dalam menjangkau seluruh kebutuhan petani.
"Lebih dari tujuh puluh persen masyarakat kita bergantung pada sektor pertanian. Kalau kita ingin ekonomi Pesisir Selatan bergerak naik, maka kesejahteraan petani harus kita jamin terlebih dahulu. Melalui kucuran dana APBN sebesar Rp33,7 miliar lebih ini, kita ingin memastikan para petani kita tidak lagi kesulitan mendapatkan bantuan bibit, pupuk, maupun alsintan modern. Ini adalah bentuk komitmen nyata kami untuk membawa kemajuan ke seluruh pelosok kampung halaman," ujar Hendrajoni penuh optimisme.
Bupati Hendrajoni juga menginstruksikan agar anggaran besar ini diawasi dengan ketat sehingga tidak ada ruang untuk penyimpangan.
"Saya minta seluruh bantuan fisik, infrastruktur PSP, hingga bibit tanaman pangan dan perkebunan harus tepat sasaran. Berikan kepada kelompok tani yang benar-benar membutuhkan dan produktif. Awasi pengerjaannya di lapangan agar mutu yang dihasilkan berkualitas tinggi, transparan, dan selesai tepat waktu," tegas Bupati Hendrajoni.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan, Hendro Kurniawan, menyatakan kesiapan seluruh jajaran teknis dinas untuk segera mengeksekusi program kerja sesuai dengan arahan kepala daerah.
"Kami di jajaran Dinas Pertanian sangat bersyukur atas dukungan penuh dan gerak cepat Bapak Bupati Hendrajoni yang berhasil mengamankan anggaran fantastis dari pusat ini.
Hendro menambahkan bahwa kucuran dana Rp33,7 miliar ini akan menjadi lompatan besar bagi modernisasi pertanian di Pesisir Selatan.
"Dengan pembagian anggaran yang sudah terstruktur, hampir empat belas setengah miliar untuk prasarana, dua belas miliar untuk tanaman pangan, dan tujuh miliar untuk perkebunan, kami optimistis target peningkatan indeks pertanaman dan kesejahteraan petani pada tahun ini dapat tercapai secara signifikan. Kami berkomitmen menjalankan amanah dari Bapak Bupati dengan akuntabel dan profesional demi kemajuan pertanian Pesisir Selatan," pungkas Hendro Kurniawan.